The Hundred-word Eulogy (百字讃 bǎizìzàn)

Pada beberapa mesjid besar di china (nanjing)terdapat satu kutipan kalimat dengan 100 kata bahasa china yang berisi pujian terhadap kebesaran Nabi Muhammad SAW. Kata kata ini merupakan tulisan dari Kaisar Hongwu (1368-1398), berikut 100 kata tersebut :

至聖百字讃

乾坤初始

天籍注名

傳教大聖

降生西域

授受天經

三十部册

普化衆生

億兆君師

萬聖領袖

協助天運

保庇國民

五時祈祐

默祝太平

存心真主

加志窮民

拯救患難

洞徶幽冥

超拔靈魂

脱離罪業

仁覆天下

道冠古今

降邪歸一

教名清真

穆罕默德

至聖貴人

穆罕默德

清真北寺

dalam bahasa Inggris :

Since the creation of the universe
God had already appointed his great faith-preaching man,
From the West he was born,
And received the holy scripture
And book made of 30 parts (Juz)
To guide all creations,
Master of all rulers,
Leader of the holy ones,
With support from the Heavens,
To protect his nation,
With five daily prayers,
Silently praying for peace,
His heart directed towards Allah,
Giving power to the poor,
Saving them from calamity,
Seeing through the Unseen,
Pulling the souls and the spirits away from all wrongdoings,
Mercy to the world,
Transversing the ancient, Majestic path,
vanquishing away all evil,
His religion, Qing Zhen (the name for islam in chinese (especially at that time), which literally means Pure and True),
Muhammad, The Noble Great One.

-Allahumma Shalli Ala Sayyidina Muhammad-

dipost dari : http://en.wikipedia.org/wiki/The_Hundred-word_Eulogy

Mengukur Sukses

Hi Pagi..

Sukses adalah kata suci yang ajaib. Sering menjadi tujuan dari kehidupan namun tidak memiliki acuan atau ukuran yang pas. Ukuran ukuran yang digunakan untuk mengukur kesuksesan bisa bermacam macam misalnya ukuran jabatan yang diduduki, harta benda yang dimiliki, pengaruh dan kekuasaan yang dimiliki. Lucunya ada juga ungkapan bahwa kesuksesan tidak bisa diukur dari dimensi dimensi yang disebut di atas. Misalnya ungkapan ‘kesuksesan tidak dapat diukur dengan banyaknya harta yang dimiliki”.

Setiap orang akan memiliki ukurannya masing masing tentang sukses ini. Lalu apa makna sukses itu mari kita simak beberapa definisi sukses (beruntung/bahagia) berikut dari beberapa kutipan dari ayat suci berikut :

“(yaitu) mereka yang beriman kepada yang gaib, melaksanakan shalat, dan menginfakkan sebagian rezeki yang kami Berikan kepada mereka. Dan mereka yang beriman kepada (al-Quran) yang diturunkan kepadamu (Muhammad) dan (kitab-kitab) yang telah diturunkan sebelum engkau, dan mereka yakin akan adanya akhirat. Merekalah yang mendapat petunjuk dari Tuhan-nya, dan mereka itulah orang-orang yang beruntung.”
(Al-Baqarah 3-5)

Hai orang-orang yang beriman, sukakah kamu Aku tunjukkan suatu perniagaan yang dapat menyelamatkan kamu dari azab yang pedih? (yaitu) kamu beriman kepada Allah dan Rasul-Nya dan berjihad di jalan-Nya dengan harta dan jiwamu, itulah yang lebih baik bagimu jika kamu mengetahuinya. Niscaya Allah akan mengampuni dosa-dosamu dan memasukkan kamu ke dalam surga yang mengalir di bawahnya sungai-sungai, dan (memasukkan kamu) ke tempat tinggal yang baik di surga ‘Adn. Itulah keberuntungan yang besar.” (QS. ash-Shaff: 10-12).

dan beberapa kutipan mengenai sukses dari beberapa tokoh berikut :

“Sukses adalah kemampuan untuk menjalani hidup Anda sesuai dengan keinginan Anda, melakukan apa yang yang paling dinikmati, dikelilingi oleh orang-orang Anda senangi dan hormati. (Brian Tracy-Million Dollar Habits)”

“Sukses adalah realisasi progresif dari ideal Anda yang bernilai (Earl Nightingale)”

“Mendapatkan banyak hal yang bisa dibeli oleh uang – dan semua hal yang tak bisa dibeli oleh uang. Anda bisa membeli kasur, tapi Anda tak bisa membeli tidur yang nyenyak (Zig Ziglar)

Dan berbagai kutipan kutipan mengenai kesuksesan baik dari berbagai kitab suci, hadits (sunnah) RasuluLlah, ucapan tokoh berpengaruh yang bisa kita jadikan acuan untuk mengukur kesuksesan. dan sudahkah kita sukses?

Berkhidmat kepada murid

Hi pagi ..

cropped-phinis-ini.jpgMenulis sejenak di pagi ini, semoga menjadi aktifitas yang konsisten.

Melihat pencapaian salah seorang teman dalam kehidupannya, suatu waktu saya merenung, apakah  kita harus sejauh jauhnya melangkah untuk mendapatkan apa yang sedang kita perjuangkan? Saya melihat pada teman itu. Tak ada langkah yang jauh yang dia perturutkan untuk kemudian mencapai apa yang hari ini sudah dia capai. Sangat membagakan, saat ketika melihat mereka masih sering belajar bersama kita, meminjam referensi, kemudian sekonyong konyong mereka telah sampai pada titik ini.

Terkadang ada perasaan bahwa kita telah memberi andil buat mereka untuk menjadi seperti saat ini, dimana kita bisa membuka wawasan pemikiran mereka, membangkitkan semangat mereka melalui diskusi atau khidmat belajar ke kita. Terkadang ada perasaan kita lah ‘guru’ mereka yang membuat mereka sukses.

Lalu melihat pada pencapaian pada diri sendiri, ternyata mereka telah ‘jauh’ melampaui kita. Jauh melampaui perkiraan ‘guru’ nya dan mereka tak terlalu jauh melangkah, tak seperti ‘guru’ yang harus jauh terseok dan memutuskan suatu keputusan hidup untuk melangkah mencapai apa yang saat ini dicapai. Sungguh ada rasa ‘iri’ yang melingkupi, mengapa harus sejauh ini sementara ada yang tak perlu jauh untuk titik pencapaian yang hampir sama.

Kehidupan memang misteri.  Tentu saja rasa ‘iri’ itu positif, memberi titik merenung lagi, apakah yang dicapai ini adalah pertukaran dari apa yang kita perjuangkan. Selebihnya memberi kesempatan untuk berkhidmat pada ‘murid’. Mempelajari hal hal baru agar tak terlalu jauh untuk kemudian berbalik.

Wassalam. Surabaya 29/11/2016

 

 

Mengorek tumpukan kenangan

Post blog setelah sekian lama mati suri.

Pada suatu masa saat sedang melihat lihat sebuah album foto kenangan terbersit keinginan untuk mencatatkan kenangan kenangan tersebut sebaga memoar. menjadikannya narasi tidak sekedar foto foto. Foto foto tetap memiliki arti sebagai anchor atau tautan terhadap kenangan dalam benak. Namun selagi benak masih segar kita masih bisa mengingat ngingat kenangan yang melingkupi gambaran di foto itu dan karena itu kita punya kesempatan untuk menuliskannya.

Banyak hal yang dilahirkan dari kenangan, setelah mengukuri waktu yang telah lewat dan melihat diri dalam satu titik, kita dapat mengetahui dari mana asal kita dan telah sampai dimana. Terkadang kita butuh untuk melihat ke belakang, menapaktilasi apa yang kita lakukan saat itu sehingga kita punya acuan untuk memulai lagi sesuatu jika perlu.

Kenangan tak harus tinggal kenangan. itu akan menjadi warisan, akan menjadi monumen peringatan, kenangan akan menjadi cermin, akan menjadi kitab petunjuk arah.

Saya menulisi ini sebagai niatan awal untuk menulis lagi. semoga bukan cuma kenangan.

Surabaya, 28/11/16

 

 

 

Cincai ..

Para tetua sering menasehati kita kalau mau hidup banyak sahabat, jalinan relasi yang baik, keluarga harmonis, dagangan lancar, dan menikmati hidup bahagia, maka jadilah orang yang ‘cincai’.
Cincai artinya tidak terlalu banyak perhitungan, easy going dan ikhlas..
Orang yang terlalu perhitungan setiap detik otaknya dipenuhi dengan angka-angka, jiwanya disesaki oleh dua kata yang paling penting dalam hidupnya yaitu Untung atau Rugi.
Hatinya selalu cemas dan gelisah memikirkan bagaimana meraup keuntungan sebesar-besarnya dan menolak segala macam bentuk kerugian.
Orang yang terlalu perhitungan, ibarat koin 100 perak pun seakan lebih besar dari roda traktor. Serambut kerugian dipandang serius dan besar bagaikan gunung Merapi, suka tarik urat, mengkritik, bersilat lidah, ngotot dan gontok-gontokan hanya utk masalah sepele. Orang yang perhitungan tak pernah mau mengalah apalagi memberi dan berkorban. Sikap perhitungan membuat hidup tegang, kuatir, capek & menderita…
Mari kita berlatih menjadi ‘cincai’.. Orang ‘cincai’ cenderung mengalah dan memberi, toleransi dan pengertian, gampang bekerja sama, mudah diajak berunding, sehingga punya banyak sahabat. Rejekinya lancar, hidupnya tenang, ceria dan tidak banyak gejolak. Dalam kehidupan keluarga niscaya lebih harmonis, bahagia, dan enjoy..
Benarlah nasihat para tetua, ‘cincai’ adalah kunci hidup bahagia dan sukses..

__________________________________________________

Tulisan asli berjudul ‘Cincai’ , diambil dari Milis AMA-DKI. (ama-dki@yahoogroups.com )
dipost oleh : Bpk. Haryo Ardito (http://www.haryoardito.com)

 

Type Orang yg membawa BERKAH

Type Orang yg membawa BERKAH di dalam Kehidupan Kita…

Pertama ~»
Orang yg Membantu Kita Ketika Susah…

Kedua ~»
Orang yg Meninggalkan Kita Ketika Susah…

Ketiga ~»
Orang yg Menyebabkan Kita Jadi Susah…

Mengapa membawa BERKAH ?
Karena ke 3 Jenis Orang ini Secara Tidak Langsung, Selain Melatih Kesabaran (Potensi Diri) Kita Tetapi Juga Membuat Kita Semakin Dewasa dan Bijaksana ({})

Ketika ada org bicara mengenai Anda di belakang, itu adalah tanda bhw Anda sdh ada didepan mereka.

Saat org bicara merendahkan diri Anda, itu adalah tanda bhw Anda sdh berada di tempat yg lebih tinggi dari mereka.

Saat org bicara dgn nada iri mengenai Anda, itu adalah tanda bhw Anda sdh jauh lebih baik dari mereka.

Saat org bicara buruk mengenai Anda, pdhal Anda tdk pernah mengusik kehidupan mereka, itu adalah tanda bhw kehidupan Anda sebenarnya lebih indah dari mereka.

“Payung tdk dpt menghentikan hujan tp membuat Anda bisa berjalan menembus hujan utk mencapai Tujuan”.

Org Pintar bisa Gagal, org Hebat bisa Jatuh, tp org yg Rendah Hati dlm sgl hal akan selalu mendapat jalan utk menempatkan diri dgn seimbang krn kokohnya pijakannya.

 

__________________________________________________

Tulisan asli berjudul ‘Type Orang’ , diambil dari Milis AMA-DKI. (ama-dki@yahoogroups.com )
dipost oleh : Bpk. Haryo Ardito ( haryo.ardito@yahoo.com)