dimensi 30

Oktober 25, 2009

30Akhir-akhir ini aku perasaan frustasi sering melandaku. Aku merasa frustasi dengan pencapaian hidupku.  Setelah bertahun-tahun bekerja, aku merasa datar tanpa pencapaian yang berarti. Kecuali lompatan besar kepindahan kerja dari tempat lama, selain itu aku merasa tidak ada pencapaian lebih.

Beberapa hari lalu, kugenapi umurku menjadi 30 tahun, sebuah titik pencapaian yang menyisakan tagihan kehidupan baik itu dari dalam diri maupun dari luar.  tagihan berupa pertanyaan hidup sejauh mana pencapaianku selama ini. Lalu apa ukurannya?  Dari dalam aku tak bisa ukur, setiap pencapaian selalu menyisakan tagihan berikutnya. dari luar kebanyakan masalah pencapaian fisik, sudah punya rumah? Sudah punya Mobil? Sudah gemuk? Sudah punya Anak? Sudah membawa orang tua naik haji? Alhamdulillah hampir semua aku belum capai. Kecuali aku sudah punya anak yang lucu dan Istri yang cantik.

Sebenarnya tagihan dari luar lah yang membuatku frustasi. Seringnya pernyataan yang menyangsikan setiap perubahan dan pecapaianku saat ini membuatku lemah dan tak berdaya. Terkadang terpuruk dan menangis.

Di usia ku yang ke 30 ini aku ingin menata hidupku lagi.  Menjadikan setiap pencapaian memiliki monumennya masing -masing. Salah satunya adalah menulis di blog ini dengan produktif.

aku ingin bisa membuat suatu karya besar suatu saat. Sebuah proyek yang aku sendiri masih bingung seperti apa. Aku hanya punya cita-cita.

2 Responses to “dimensi 30”

  1. dg.liem Says:

    Selamat ulang tahun ya….

  2. dimensi2x2 Says:

    Wah, daeng lama tak bertegur sapa ….
    Terimakasih daeng..

    Wassalam,
    Kurniawan


Leave a Reply